DARI LANGIT KE BUMI II

   Sudah lama aku mengamati dunia ini, ingin sesekali aku pergi ke sana "Dunia Manusia". Itu yang ku inginkan, namun mengapa banyak sekali "Manusia" yang ingin keatas sini? Entahlah aku bingung, meskipun menurut kitab aku ini dibuat untuk patuh kepada Sang Pencipta.

  

Pernah sesekali aku bertanya kepada kawanku "Hai kawan, bagaimana pekerjaanmu disana?" Kataku

 "Pekerjaan yang mengerikan kawan, tapi aku harus patuh dan mengerjakan pekerjaan ini hingga akhirdunia dan makhluk nanti" jawabnya. "Seperti apa dunia sana?" Tanyaku lagi "Buruk" jawabnya singkat.

Karena terdorong rasa penasaranku, aku pun meminta kepada Sang Pencipta untuk membolehkanku turun ke sana. Dia membolehkanku pergi, tapi dengan syarat harus mencari cara sendiri untuk kembali
kesini. Aku sangat gembira, meskipun itu berkebalikan dengan tugasku. 

 

Akupun turun, dientah-berantah karena ini pertamakalinya aku kesini "Dunia Manusia" Pertama aku mengamati, lalu aku berjalan Tunggu? Aku berjalan? Lalu kutengok kebelakang, ternyata sayapku hilang!! Mungkin ini yg dimaksud Sang Pencipta mencari cara sendiri untuk kembali ke sana. Masa bodo, itu pikirku. Tenyata aku sudah terlena oleh dunia ini, dunia manusia yang penuh gemerlap-gemerlip yang membuatku buta mata dan hati. Kupikir tak ada yang bisa melihatku karena kami berbeda. Ternyata tidak, ada beberapa "Manusia" yang bisa melihatku merekapun menawarkan bantuan untukku jika ingin kembali ke sana lagi. Lalu kujawab "Tidak, tetapi mungkin nanti aku akan memnita batuan kepada kalian para manusia" "Baiklah, jika kau ingin meminta bantuan kau tau harus pergi kemana" jawabnya Akupun pergi meninggalkan mereka. 

 

Mereka terlihat aneh, tidak seperti manusia pada umunya. Mereka menggunakan penutup kepala runcing dengan gambar satu mata ditengah-tengahnya. Beberapa bulan didunia manusia ternyata aku sudah bosan, dan ingin kembali ke atas sana. Aku rindu tugasku, aku rindu Sang Pencipta. 

 

Pertama aku meminta, memohon kepada Sang Pencipta untuk mengembalikanku kesana tapi permintaanku ditolak. Karena aku sudah berjanji untuk kembali ke sana dengan caraku sendiri. Dengan putus asa akupun mendatangi orang-orang yang pernah aku temui, orang-orang dengan penutup kepala runcing dengan gambar satu mata ditengahnya. Merekapun menyetujuinya, dan berniat membantuku untuk kembali ke sana. Lalu mereka segera menyiapkan segalanya, ada cairan kental berwarna merah pekat, tanda segitiga terbalik, lalu ada sesuatu seperti tanda + terbalik. Mereka mulai membaca ayat" yang tak kumengerti dan tiba-tiba semua gelap. 

 

Saat aku bangun, ternyata aku terkurung!! Didalam barang berbentuk segitiga, ternyata mereka menjebakku bukan menolongku. "Hey kalian, keluarkan aku!!" Bentakku dari dalam barang tersebut. Mereka malah menyeringai dan berkata "Selamat datang didunia manusia, HAHAHAHA" jawabnya dengan tawa melengking "Peraturan pertama didunia ini, jangan percaya kepada omongan orang asing, kedua berusahalah semampumu, ketiga KAU SUDAH TERJEBAK DIDALAM PERANGKAP KAMI, TAK ADA JALAN KELUAR!!" Ternyata mereka memanfaatkanku, menyerap seluruh energi kehidupanku sampai habis lalu membunuhku. 

 

Kini tinggal penyesalan yang ada dikepalaku. "Bodohnya aku,terlena karena gemerlap-gemerlip dunia ini. Sang Pencipta, tolong aku" Jawaban mengerikanlah yang aku dapat, kau adalah makhluk gagal enyahlah. Kau sudah kubuang!! Tak ada gunanya kau kemari, kau hanya akan menodai tempat suci ini. Aku memang pantas disebut gagal, karena telah melalaikan tugasku untuk menyembah-Nya. Aku sudah dibuang, aku kini menjadi makhluk rendah, lebih rendah dari mereka "Manusia" makhluk licik yang tak tau diri!! Sekarang giliranmu, untuk menggantikanku disini. Diamlah disana dan aku akan menemuimu tepat tengah malam nanti. HAHAHAHAHA!!!! 

Write by Valen hergi prasetyo

Komentar

Postingan Populer